| Hal yang Membuat anda Diterima jadi Penyiar |
Kenapa Anda gak diterima?Calon2 Broadcaster bisa ditolak karena alesan macem2, dan biasanya gak dikasih tau kepada kita yg ditolak tsb, misalnya :
TAPI... TAPI... ada satu hal yg bisa membuat kita diterima dan semua itu dilupakan : kemampuan kita... si nomor 5 di atas itu! Makanya penting banget kita bikin CD contoh siaran kita. Bukannya rekaman kita baca koran atau majalah! Tapi bicara seperti siaran mereka! Sama juga kalo kita mau melamar ke TV. Bagus kalo kita bisa tunjukin (misalnya dg melampirkan VCD atau DVD) contoh kemampuan kita siaran on-screen. Kalopun mereka baru "mendapat kesan" bahwa kita ngomongnya cocok, niscaya dipanggil deh buat interview. Anda bukan satu2nya yg pernah ditolak melamar kerja. Udah banyak yg tau bahwa meskipun dgn pengalamanku ngajar di berbagai stasiun radio sama TV pun, aku juga pernah dicuekin waktu melamar ke CIU-FM (bukan nama sebenarnya) di Bundaran HI Jakarta. Yg perlu diingat adalah, sebagai pihak yg melamar kerja memang kita yg mengemis dan mereka yg menetapkan. Silahkan kita coba cari kerja di ratusan radio lainnya di seluruh Indonesia. Sayangnya org Indonesia itu gak pernah terus terang ya? Misalnya : "Maaf Anda nggak diterima karena datang ke sini naik bis" (aku waktu itu dtg naik Busway karena sudah terlanjur terkenal bahwa aku selalu naik bis Feeder Busway). Jadi kita sbg yg ditolak itu gak tau apa persisnya yg harus kita perbaiki atau bekali di kemudian hari. Dg kata lain, kita gak bisa ngambil hikmahnya, dan semakin lama kita utk "memenuhi syarat". Dari sini juga bisa diambil kesimpulan : mendingan A naik bis tapi siarannya bagus daripada B naik Honda Jazz 2009 tapi gak bisa siaran. See? Kembali ke kemampuan khan? Cerita ttg satu kegagalan Ryean ini juga bisa menunjukkan bahwa banyak orang yg punya modal/bakat Broadcasting, tapi gak nyadar sendiri. Sebaliknya, ada juga ratusan ribu org di seluruh Indonesia yg MAU jadi penyiar tapi gak tau modal apa yg harus dimilikinya. Sayangnya tempat2 pendidikan kepenyiaran jaman sekarang lebih menjual glamor daripada ilmu/pengajarnya. Kalo analoginya orang memancing : menjual mimpi mendapatkan ikan, tapi nggak dikasih alat pancingnya! Dulu ada sekolah utk penyiar yg cukup terkenal di Jkt tapi ada nepotisme akibat mementingkan profit. Maka pengajar yg berpengalaman mengajar di radio diganti sama "penyiar" saudaranya yg baru 3 bulan di Radio Aussie (bukan nama sebenarnya). Tergeserlah para pengajar beneran, diganti sama si saudara ini. Belakangan kita cross-check ternyata saudara ini baru 3 bulan training di Radio Aussie! Jadi baru siaran sesekali aja. Dan saudara ini lsg ngajar para remaja pemilik uang yg pingin tau gimana caranya jadi penyiar yg bagus... tapi gayanya pede banget kalo di kelas! Bagi orang awam, kesannya "mampu" (tapi kami para Penyiar beneran sudah mem-blacklist dia koq). Apa pentingnya contoh ini? Jangan langsung merasa DOWN kalo orang lain merasa lebih bagus dari kita atau mengatakan kita lebih jelek dari mereka. Karena semua itu kembali pada pembuktiannya. Mendingan Ryean "menjual & menunjukkan kemampuan", karena (maaf2 aja) kadang2 orang gak peduli sama pengalaman kita siaran di Radio Paca' Nian di Pagar Alam, Sumatera Selatan. Seperti penyiar2 lainnya di milis penyiar.com, aku juga banyak kenangan ttg orang2 menjelekkan aku siaran dan berusaha mematahkan semangat. Tapi kuncinya adalah: siapa yg menang terakhirnya? Prove that you can! Motivasi gila2an ini bisa membuat kita (sambil kerja beneran dg gaji beneran) sabar mengejar cita2 menjadi penyiar. Dan fokuslah pada kemampuan bicara, dg berbagai variasi penyampaian! A broadcaster is nothing without his speaking skills. Hal2 lain spt penguasaan alat dan baju2 keren, bisa nyusul belakangan kalo kita udah teken kontrak. Pokoknya : Jangan banyak ngomong deh. Kecuali utk membuktikan kemampuan diri! Apalagi kalo ada yg meragukan kemampuan kita! Jadi : tunjukkan... buktikan... dan menangkan...! (lama2 gue tulis buku juga nih saking gregetannya...) Sincerely, Eko Junor [dari Moderator : - saat mengutip materi ini, sebutkan Penyiar.com sebagai sumbernya. - plagiat akan dibantah dengan bukti tanggal, bahwa materi ini tampil lebih dulu di mailing list Penyiar.com.] |
| < Prev | Next > |
|---|